Kamis, 15 November 2007

Kelahiranku


Pada hari dan tanggal seperti inilah ibuku melahirkanku…
Sekilan puluh kali telah ku hitari matahari
Dan jauh lebih banyak kali bulan mengelilingi diri kecilku
Namun belum lagi ku memahami rahasia hidup ini

Hari ini aku merenungkan masa lalu
Yang membingungkan pikiran-pikiran hatiku
Ku amati, seolah menata cermin kabur..

Sepanjang puluh tahun penghayatan hidup ini
Telah kucintai banyak hal
Dan Sering kali, aku mencintai apa yang oleh orang lain dibenci
Dan aku membenci hal-hal yang oleh orang lain dicintai
Dan apa yang aku cintai ketika aku masih kecil sekali
Masih tetap kucintai dan senantiasa ku kasihi

Daya kemampuan cinta kasih adalah anugerah Ilahi terbesar pada manusia
Sebab tak pernah akan terenggut dari nisan yang diberkati.

(Kahli Gibran)

Sabtu, 10 November 2007

SAKIT RINDU.. DIMANA OBATMU

Tak bisa disangkal manusia akan selalu bersentuhan dengan cinta. Sementara kecintaan memberikan buah kerinduan. Orang yang mencinta akan rindu kepada orang yang dicintainya.

Kerinduan kepada kekasih, seringkali membekaskan duka. Ingin bertemu dan berdekatan dengan sang kekasih. Air mata tak jarang menetes karena terbakar oleh kerinduan di hati. Sebagian orang bahkan sampai menjadi gila karena rindunya pada orang yang dicintainya. Naudzubillah.

Kerinduan, adalah sebuah kesengsaraan. Penyakit yang membekaskan kelemahan di hati. Lantas apakah obat untuk mengatasi penyakit yang menggerogoti jiwa ini ?

  • Ikhlas Kepada AllahIkhlas adalah obat termanjur penyakit rindu.

Jika kamu benar-benar ikhlas kepada Allah, maka Allah akan menolongmu dari penyakit kerinduan dengan cara yang tak pernah terbetik di hati kita sebelumnya. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah mengatakan, "Sungguh jika hati telah merasakan manisnya ibadah kepada Allah dan ikhlas kepada-Nya, niscaya ia tidak akan menjumpai hal lain yang lebih manis, lebih indah, lebih nikmat dan lebih baik daripada Allah. Manusia tidak akan meninggalkan sesuatu yang dicintainya, melainkan setelah memperoleh kekasih lain yang lebih dicintainya. Atau karena adanya sesuatu yang ditakutkannya. Cinta yang buruk akan bisa dihilangkan dengan cinta yang baik. Atau takut sesuatu yang membahayakannya"

Ketika pemuda ikhlas kepada Allah, maka Allah akan memilihnya, menghidupkan hatinya. Di saat itulah segala kekejian akan berpaling darinya dan dia sangat takut untuk mencari pengganti selain Allah. Keadaannya berbeda dengan hati yang tak ikhlas. Hati tersebut akan selalu diombang-ambingkan nafsu, keinginan, tuntutan serta cinta yang memabukkan. Keadaannya tidak berbeda dengan sepotong ranting yang meliuk kesana kemari mengikuti arah angin.

  • Berdo'a

Do'a mengandung sikap kefakiran serta kerendah irian seseorang di hadapan Allah. Oleh karena itu, doa merupakan salah satu bentuk ibadah yang agung. Ketika seseorang berada dalam kesempitan dan dia bersungguh-sungguh dalam berdoa, merasakan kebutuhannya kepada Allah niscaya Allah akan mengabulkan doanya. Termasuk diantaranya dia memohon untuk dilepaskan dari kesulitan penyakit rindu dan kasmaran yang terasa mengkoyak-koyak hatinya. Penyakit yang menyebabkan dirinya gundah gulana, sedih dan sengsara.

  • Memenej Pandangan

Pandangan yang berulang-ulang adalah pemantik terbesar yang menyalakan api hingga terbakarlah hati dengan kerinduan. Orang yang memandang dengan sepintas saja jarang yang mendapatkan rasa kasmaran. Namun pandangan yang berulang-ulanglah yang merupakan biang kehancuran.

Ibnul Qayyim menyatakan, "Orang yang berakal jangan sampai terlalu mudah tergelincir jatuh hati dan rindu agar tidak tertimpa berbagai kerusakan yang ditimbulkannya, baik sedikit maupun banyak. Barangsiapa yang menerjunkan diri kedalamnya maka ia termasuk orang yang menzalimi diri sendiri yang tertipu dan binasa. Andai saja bukan karena pandangan yang berkali-kali terhadap orang yang dikagumi dan usahanya untuk dapat merajut benang-benang asmara, pastilah asmara tidak akan kokoh mencengkeram jiwanya."

Ibnu Taimiyah berkata, " Allah menjadikan menjaga pandangan dan kemaluan sebagai sebab terkuat untuk mensucikan jiwa. Dan konsekuensi dari menjaga jiwa adalah dengan menghilangkan segala bentuk kejahatan, perbuatan keji, kezaliman, syirik, dusta, dan sebagainya.

  • Membina Rumah Tangga

Bagaimanapun menikah merupakan obat bagi kerinduan hati. Meski pernikahan tersebut dilangsungkan tidak dengan orang yang dicinta dan diidamkan diawal. Kenapa bias demikian? Tidak lain, karena pernikahan telah mencukupkan segala kebutuhan jiwa disamping ia penuh berkah. Pernikahan memadamkan berbagai gejolak cinta.
Jika memungkinkan menikah dengan orang yang dicintainya maka menikahlah dengannya. Ini merupakan terapi termanjur.

  • Selalu Sibuk dan Aktif

Dalam situasi kosong kegiatan, biasanya seseorang lebih mudah untuk berangan memikirkan orang yang dia cintai. Dalam keadaan sibuk luar biasa berbagai pikiran tersebut mudah untuk lenyap begitu saja. Oleh karena itu, untuk memangkas kerinduan seseorang hendaknya menyibukkan diri dengan hal-hal yang bermanfaat baik untuk dunia maupun untuk akhirat. Hakikat dari rasa rindu adalah kesibukan hati yang kosong. Di kala sepi sendiri, tanpa aktifitas muncullah bayangan sang kekasih, wajah, gerak-gerik, dan segala yang berkaitan dengannya. Seluruhnya hanya sekadar bayangan dan khayalan yang berakhir dengan kesedihan diri. Tiada manfaatnya sedikitpun bagi kehidupan kita.

Menghindari Nyanyian dan Film PercintaanNyanyian dan film-film percintaan memilika andil besar untuk mengobarkan kerinduan pada orang yang dicintai. Apalagi jika, nyanyian tersebut dikemas dengan mengharu-biru, mendayu-dayu tentu akan menggetarkan hati orang yang sedang ditimpa kerinduan. Akibatnya rasa rindu kepadanya semakin memuncak, berbagai angan-angan yang menyimpang pun terbetik dalam hati dan pikiran. Bila demikian, sudah layak jika nyanyian dan tontonan seperti ini dan secara umum ditinggalkan. Demi keselamatan dan kejernihan hatimu sendiri. Sehingga sempat diungkapkap oleh para ulama, "Nyanyian adalah tarian perzinahan."

  • Bayangkan Kekurangannya

Ingatlah selalu, bahwa orang yang kau cinta bukanlah sosok pribadi yang sempurna. Ia sangat memiliki banyak kekurangan, sehingga tidak layak untuk dipuja, disanjung, atau senantiasa diangan. Orang yang kau cintai tidaklah seperti yang kau khayalkan di setiap lamunan.
Ibnul Jauzi mengatakan," Sesungguhnya manusia itu penuh dengan najis dan kekotoran. Sementara orang yang dimabuk cinta senantiasa melihat kekasihnya dalam keadaan sempurna. Disebabkan cinta ia tidak lagi melihat adanya aib."

Kita bisa menghukumi sesuatu kecuali dengan timbangan keadilan, sementara orang yang sedang kasmaran tengah dikuasai oleh nafsunya sehingga tidak dapat bersikap dengan adil. Kecintaannya menutupi seluruh aib yang dimiliki pasangannya. Para ahli hikmah berkata, "mata yang diliputi hawa nafsu akan menjadi buta."

Tips Lain

  1. Usahakan untuk menjauh dari orang yang dicintai. Karena terpisahnya badan akan memberikan pengaruh jauhnya hati dari orang yang dicinta. Hendaknya sabar menanggung perpisahan beberapa saat walaupun sulit.
  2. kontinu menghadiri majelis dzikir, bergaul dengan orang-orang shalih, serta mendengar atau membaca kisah orang-orang shalih.
  3. Meredam keinginan, memupus harapan disertai keinginan keras untuk dapat mengalahkan hawa nafsu.
  4. Selalu teratur menjaga shalat dengan sempurna, khusyuk dan berusaha sempurna secara lahir dan batin.
  5. Mencampakkan seluruh keinginan yang rendah, hina, dan perbuatan tercela, serta berusaha meraih segala keutamaan.
  6. Mengambil pelajaran dari kedukaan orang-orang yang dimabuk cinta, derita dan kacau balaunya urusan mereka.

sumber: el-fata

Senin, 05 November 2007

Sebuah Renungan, Teguran, Sekaligus Doa

Kawan
Hidup ini ternyata, tidak sekedar mengejar cita-cita pribadi saja. Di luar sana masih banyak orang tidak punya rumah. Masih banyak orang yang bahkan tidak tahu apakah besok pagi dia masih bisa makan. Masih banyak anak-anak yang bahkan tidak tahu sampai kapan mereka akan terus tidur beratapkan langit yang bahkan terkadang memuntahkan air dan beralaskan tanah yang keras. Masih banyak mereka yang masa depannya tidak jelas. Tapi sayangnya kita sering lupa akan hal itu

Seringkali kita hanya ingat dan berempati hanya saat penderitaan mereka disodorkan depan muka kita. Selebihnya, mungkin kita lupa. Padahal seharusnya kita lah yang mencari tahu. Kita yang mencari fakta-fakta, bukan menunggu untuk ditemukan oleh fakta. Tapi sayangnya, kenyataan yang sering terjadi adalah kita hanya menunggu.

Masih banyak mereka yang tidak mandi karena alasan-alasan yang mungkin bagi kita mudah saja, seperti air bersih, sabun, dll. Sedangkan kita pun mungkin secara sadar maupun tidak sering membuang-buang air bersih atau memiliki banyak sabun yang tidak terpakai. Masih banyak mereka yg tidak memiliki baju selain yang menempel di tubuh mereka dan kita masih sempat mengeluh ngeluh karena baju kotor yang menumpuk? Ingatlah kawan... itu artinya kita beruntung memiliki banyak baju.

Masih banyak mereka yang tidak memiliki orang tua dan kita terkadang sering menggerutu hanya karena ditegur orang tua? Ingatlah kawan... itu artinya kita beruntung karena masih diizinkan Allah untuk mewujudkan rasa sayang dan membalas kebaikan orang tua kita. Seringkali kita mengeluh dan mengomel karena kelelahan berjalan kaki. Ingatlah kawan... itu artinya kita masih punya kaki dan tubuh yang berfungsi dengan baik.

Apapun yang terjadi.. Seburuk apapun keadaan kita,, cobalah kita pandang dari sudut pandang yang berbeda. Dan kita akan menemukan dan pada akhirnya mengerti cara Allah menyayangi, mendidik, dan memberi yang terbaik untuk kita

Tapi kenapa kita sering lupa? Kenapa kita sering tidak berinfaq jika tidak diminta? Kenapa tidak mencari tahu di mana kita bisa berinfak?

Kawan... Hidup tidak hanya bersemangat berprestasi dalam bidang akademik, organisasi, atau pekerjaan. Semua itu bagus sekali namun semangat dan prestasi luar biasa itu tidak ada artinya bila implementasinya sama dengan nol. Tidak ada artinya bila ternyata kita sampai lupa dengan orang-orang di luar sana. Mereka yang menjadi korban kemerdekaan yang belum merdeka. Mereka yang menjadi korban para pejabat yang bagai kacang lupa kulitnya itu. Mereka yang terlupakan, mereka yang dibohongi, mereka yang tertindas, mereka yang terjajah oleh 'kemerdekaan' negeri ini

Kawan... Bersyukurlah punya banyak makanan. Banyak sekali orang yg kelaparan di dunia ini. Di Ethiopia, India, Indonesia, atau bahkan mungkin beberapa meter dari tempat kita duduk saat iniJadi ingatlah kawan... Jangan sampai kita membiarkan makanan membusuk di kulkas atau menjadi basi di dalam lemari / tudung saji

Kawan... Mari kita luangkan waktu..,, untuk bersyukur. Ya, untuk bersyukur. Karena selalu harus ada waktu untuk bersyukur. Jangan sampai kita bersikap tidak tahu diri. Jangan sampai kita rutin mengucapkan terima kasih kepada teman-teman namun tidak ingat untuk berterima kasih kepada Allah

Kawan...Mari kita menghargai setiap waktu yang terlewat karena waktu tidak dapat berputar kembali. Bahkan Leonardo Da Vinci pernah menyatakan keheranannya mengenai manusia yangg sering tidur. Ia berpendapat manusia hidup tersebut seperti orang mati saja karena apa bedanya orang yang masih hidup dengan yang sudah meninggal apabila yang hidup juga tidak melakukan apa-apa (baca: sia2)?

Kawan... Lihat ke negeri Palestina sana. Ke negeri para bayi yang terlahir untuk hidup di surga. Ke negeri yang para penghuninya waspada setiap saat terhadap pengeboman, penjarahan, pembunuhan, dan segala ketidakadilan yang dilakukan oleh orang-orang yang mengatasnamakan perebutan kembali tanah milik mereka. Ke negeri yang pedih karena para muslim yang seharusnya bertitel saudara tidak bertindak seperti saudara (baca: tidak mendukung)

Kawan... Sekali lagi, ingatlah..Kita harus peka Selalu lihat ke bawah tapi jangan lupa lihat ke atas juga. Selalu lihat ke depan tapi sesekali jangan lupa untuk menoleh ke belakang juga.

Kawan..bayangkanlah kesepiannya mereka yang tidak memiliki keluarga, mereka yang dimusuhin, dikucilkan, apalagi kesepian dan kepedihan orang-orang yang ditinggal mati keluarganya yang terbunuh di depan mata mereka

Kawan... Jangan terlalu sedih walaupun kadang orang suka meremehkan kita. Di belahan dunia di sebelah mana pun, banyak sekali orang-orang terbuang yg mungkin jauuuuhh lebih tersakiti dari pada kita. Mereka dianggap hina. Mereka dipandang rendah. Entah berapa banyak cacian yang sudah mereka dengar. Perlakuan kasar yang mereka dapat juga tak terhitung. Lihatlah semuanya lebih dekat.. dan kita akan sadar betapa sempurnanya hidup kita, paling tidak bagi diri kita sendiri
Mariana Tri A.

Jumat, 02 November 2007

Sahabat Wanita

Pada suatu hari, seorang wanita muda yang baru saja menikah mengunjungi ibunya, Mereka duduk di sebuah sofa dan menikmati segelas air teh dingin. Mereka sedang berbincang-bincang mengenai kehidupan, pernikahan, tanggung jawab dalam hidup serta kewajiban, sang ibu dengan perlahan menaruh sebongkah es batu ke dalam gelasnya dan menatap wajah anak perempuannya.
"Jangan lupakan sahabat-sahabat wanitamu." nasihatnya, sambil mengaduk-ngaduk daun teh di bawah gelasnya.
"Mereka akan menjadi orang yang penting bagimu ketika usiamu makin tua. Tidak peduli seberapa dalam kau mencintai suamimu, seberapa banyak anak-anak yang kau miliki, kau masih tetap harus memiliki sahabat wanita. Ingatlah untuk berjalan-jalan bersama mereka, melakukan hal bersama-sama dengan mereka. Dan ingat bahwa mereka bukan hanya sekedar sahabat wanitamu, tetapi mereka akan menjadi saudara, anak dan yang lainnya. Kau akan membutuhkan sosok wanita yang lain. Wanita selalu begitu."
"Sungguh nasihat yang aneh,"
pikir si wanita muda. "Bukankah aku baru saja menikah?Bukankah aku baru saja bergabung dalam dunia pasangan-pasangan muda? Sekarang saya adalah seorang istri, orang dewasa, bukan anak perempuan kecil yang memerlukan teman main perempuan lainnya! Tentu saja keluarga yang akan kami bina dapat membuat hidup saya lebih berarti."
Tetapi, ia mendengarkan nasihat ibunya; ia terus berhubungan dengan sahabat-sahabat wanitanya dan bertemu dengan semakin banyak sahabat setiap tahun. Ketika tahun demi tahun berlalu, ia mulai merasakan betapa benar nasihat yang diberikan ibunya. Ketika waktu dan keadaan mengubah keberadaan mereka sebagai wanita dengan segala misterinya, sahabat-sahabat wanitanya tetap berada dalam kehidupannya. Setelah hidup selama 50 tahun dalam dunia ini, inilah fakta-fakta yang saya dapatkan dari memiliki sahabat wanita:
  • Sahabat wanita akan menjaga rahasiamu.
  • Sahabat wanita akan memberikan nasihat ketika kau membutuhkannya.
  • Sahabat wanita tidak selalu mengatakan apa yang kau lakukan benar, tetapi mereka bersikap jujur.
  • Sahabat wanita akan terus mengasihimu, meskipun ada perbedaan pendapat.
  • Sahabat wanita akan tertawa bersama-sama denganmu, dan lelucon kosong sama sekali tidak diperlukan hanya untuk sebuah tawa.
  • Sahabat wanita akan menolongmu keluar dari hubungan-hubungan yang buruk.
  • Sahabat wanita menolongmu mencarikan rumah tinggal yang baru, membantu mengepak barang dan pindah.
  • Sahabat wanita akan membantu membuat sebuah pesta untuk anak-anakmu mereka menikah atau memiliki anak, manapun yang lebih dulu terjadi.
  • Sahabat wanita akan selalu berada di sampingmu, dalam suka maupun duka.
  • Sahabat wanita akan menempuh badai, topan, panas, dan kegelapan untuk mengeluarkan kaudari keputus asaan.
  • Sahabat wanita akan mendengarkan ketika kau kehilangan pekerjaan atau seorang kawan.
  • Sahabat wanita akan mendengarkan ketika anak-anakmu mengecewakanmu.
  • Sahabat wanita akan menangis bersamamu ketika orang yang dikasihimu meninggal.
  • Sahabat wanita menghiburmu ketika kau dikecewakan oleh banyak dalam kehidupanmu.
  • Sahabat wanita membantumu untuk bangkit kembali ketika pria kau cintai pergi meninggalkanmu.
  • Sahabat wanita senang ketika mereka melihatmu bahagia, dan bersedia mencari dan melemparkan apa yang tidak membuatmu bahagia.

Waktu berlalu... Kehidupan berjalan..Jarak memisahkan.. .

Anak-anak beranjak dewasa...Cinta hilang dan pergi.. Hati yang hancur.. Karir berakhir.. Pekerjaan berganti.. Orang tua meninggal.. Rekan- rekan melupakan kebaikan...

TETAPI, sahabat-sahabat wanita akan terus mendampinginmu, meskipun waktu dan jarak yang terpaut sangat jauh. sahabat wanita tidak akan lebih jauh dari orang-orang yang membutuhkan.

Buat Sahabat-sahabat wanitaku.... ......... ..TERIMA KASIH SAHABAT.....

Sebab Utama Lelaki di Tarik ke Neraka oleh Wanita

Di akhirat nanti ada 4 golongan lelaki yang akan di tarik masuk ke neraka oleh wanita. Lelaki itu adalah mereka yg tidak memberikan hak kepada wanita dan tidak menjaga amanah itu. Mereka ialah :

1. Ayahnya
Apabila seseorang yg bergelar ayah tidak mempedulikan anak-anak perempuannya di dunia. Dia tidak memberikan segala keperluan agama seperti mengajar sholat, mengaji dan sebagainya. Dia membiarkan anak-anak perempuannya tidak menutup aurat. Tidak cukup hanya memberi kemewahan dunia saja. Maka dia akan ditarik ke neraka oleh anaknya.


2. Suaminya
Apabila sang suami tidak mempedulikan tindak tanduk isterinya. Bergaul bebas , memperhiaskan diri bukan untuk suami tapi untuk pandangan kaum lelaki yang bukan mahram. Apabila suami mendiam diri walaupun seorang yang alim dimana sholatnya dan shoumnya tidak pernah ketinggalan maka dia akan turut ditarik oleh isterinya bersama-sama ke dalam neraka.


3. Abang-abangnya
Apabila ayahnya sudah tiada, tanggungjawab menjaga wanita jatuh ke abang-abangnya dan saudara lelakinya. Jikalau mereka hanya mementingkan keluarganya saja dan adiknya dibiar melenceng dari ajaran Islam, tunggulah tarikan adiknya di akhirat kelak.


4. Anak- Anak lelakinya
Apabila seorang anak tidak menasihati seorang ibu tentang kelakuan yang haram di sisi Islam. Bila ibu membuat kemungkaran mengumpat, memfitnah dan sebagainya maka anak itu akan di minta pertanggungjawabannya di akhirat kelak dan nantikan tarikan ibunya ke neraka.


Lihatlah, betapa hebatnya tarikan wanita bukan sahaja di dunia malah di akhirat pun tarikannya begitu hebat. Maka kaum lelaki yang bergelar ayah/suami/abang atau anak harus memainkan peranan mereka.

Firman Allah S.W.T, "Hai anak Adam, peliharalah diri kamu serta keluargamu dari api neraka dimana bahan bakarnya ialah manusia, jin dan batu-batu."